Selasa, 26 April 2011

CAMPING KE CIBODAS

    Jumat, tanggal 04 Februari 2011 bersama teman2 sekantor kami sepakat untuk refreshing dengan melakukan camping. Jumat siang kami sudah kabur dari kantor dan bergegas menuju puncak, tepatnya Taman Bunga Cibodas. Setelah shalat jumat di sekitaran Jaksel (sempat ketemuan bareng Jumatan dengan Mr Eduardo Rulino - eks teknisi MI & ditraktir makan soto ayam) dan mengantar film X Ray pak Anwar ke RS Fatmawati, kami pun berangkat ke puncak melalui jalan tol.

Kami ber 6 yang terdiri dari : Saya, pak Ikhsan, pak Anwar, mas Priyo pak Syarbini dan Iwan Fals segera menuju puncak dengan memakai kenderaan mobil saya. Perjalanan penuh candaan dan cela an, membuat pak Anwar yang saat itu dalam kondisi sakit, bisa tersenyum sedikit.
Di tol rest area kami sempat belanja kebutuhan camping, seperti mie, roti, kopi dll. Hujan sudah mulai mengguyur.


     Setelah melewati puncak pass, sebelum pasar Cipanas, kami belok kanan sesuai petunjuk arah menuju taman bunga Cibodas. Kami sampai di bumi perkemahan Mandala Wangi Cibodas sekitar pukul 06.00 saat hujan mengguyur deras. Setelah makan malam di warung seputaran parkiran, kamipun bersiap2 memasuki bumi perkemahan.

Bumi perkemahan berada tepat di kanan jalan sebelum memasuki gerbang taman bunga Cibodas. Dekat dengan warung2 dengan parkiran yang cukup luas.  Di pintu masuk kami membayar ongkos masuk dan menyewa satu tenda tambahan (saya sudah bawa tenda sendiri) plus sewa sleeping bag. Diiringi hujan lebat kami menuju area perkemahan.  Setelah memilih tempat, tendapun didirikan.

Saya sengaja memilih tempat yang agak tinggi/kering dan dekat jalan, karena belum mengenal medan dalam suasana gelap. menurut saya lebih aman. Saya khawatir hujan dan air sungai dapat sewaktu2 menggenangi perkemahan.



 
Tenda kami


   Setelah tenda berdiri, kami berbagi tempat. saya, pak Anwar dan Mas Priyo di dalam tenda milik saya. Pak Syarbini, Pak Ikhsan dan Iwan di tenda sewa satunya. Hujan masih tetap mengguyur deras, sehingga kami lebih banyak bergelung dalam tenda.  Apalagi pak Anwar yang dalam kondisi demam, lebih banyak tiduran.

Sambil leyeh2 kami masak, membuat kopi dan indomie rebus. Dan guyon serta cela2 an terus berlanjut, sambil ber foto2 ria.


 
Telur rebus, untuk menambah stamina

Ketika hujan reda, kami keluar tenda dan mencoba membuat api unggun. Semalaman Mas Priyo bekerja keras mengusahakan api unggun tetap menyala, tapi karena kondisi kayu yg basah, api hanya menyala ketika disiram minyak, setelahnya langsung mati lagi.


 
Mas Priyo bekerja keras menghidupkan api unggun

Tidak ada makanan untuk dibakar, karena kami tidak sempat memesan ubi, jagung atau ayam untuk dibakar, karena datangnya sudah kemalaman. Akhirnya kamipun hanya foto2 di depan api unggun yang hanya menyala sebentar.

Akhirnya karena letih, satu persatu kamipun tertidur.







    Paginya, setelah sarapan (ada yg jualan nasi kuning) dan indomie rebus serta melakukan beberapa foto2 sesion, kamipun membongkar tenda. Setelah tenda dan peralatan terbungkus rapih, kembali dimasukkan ke mobil yang berada di parkiran. kegiatan kami hari ini adalah pendakian menuju air terjun/curug Cibeureum, yang diperkirakan 2 jam perjalan mendaki.

Kami mulai naik sekitar pukul 10.00 WIB, diiringi hujan rintik2.






Dari area camping berjalan menuju arah taman bunga Cibodas, melewati warung yang menjual souvenir2. Menjelang gerbang pintu keluar taman bunga Cibodas, belok kanan arah ke padang golf. Menyusuri jalan sebelah kiri, sampailah di pintu gerbang pendakian gunung Gede Pangrago. Setelah melapor ke posko penjagaan, kamipun mulai melakukan pendakian.



Pintu gerbang masuk jalur pendakian Gede Pangrango

    Perjalanan mendaki mula2 melewati anak2 tangga dan undakan2, kemudian jalanan tanah dan tanjakan melewati hutan sekunder tropis. Sekali2 kami bertemu beberapa rombongan yang dalam perjalanan turun. Tampaknya mereka naik pagi2 sekali.

Sekitar 1 jam lebih perjalanan, kami sampai di Telaga Biru. Sebuah Telaga kecil yang berada di tengah hutan. Kami sempat beristirahat sejenak, sambil foto2.





     Perjalanan kembali dilanjutkan, namun track nya sudah tidak terlalu curam mendaki. Sekitar 1/2 jam perjalanan dari Telaga Biru kami sampai di jembatan kayu yang panjang. Jembatan kayu ini merupakan jalan yang sengaja di buat karena jalan di bawahnya merupakan rawa2.
Pemandangan disini cukup bagus, kamipun sempat bergaya foto2, sembari terus melakukan perjalanan.

Setelah jembatan kayu, kita menempuh perjalanan sekitar 1/2 jam lagi dan akhirnya dari sebalik rimbunnya pepohonan akan terdengar deru air terjun.


Telaga Biru








    Akhirnya terlihat jelas air terjun/curug Cibeureum, bergemuruh meninbulkan kabut uap air yg menyebar ke mana2. Sudah banyak juga rombongan2 yang berada di sekitar curug. Kami menuju ke sebuah gajebo dan duduk2. beberapa teman segera menuju ke air terjun untuk mandi2 di kolam air terjun. Airnya sungguh dingin. Saya hanya duduk2 sambil foto2.

Dari gajebo di kejauhan terlihat ada satu air terjun lagi, namun tidak terlalu besar.









     Tak lama kami di air terjun, karena udara yg dingin dan basah, serta tidak ada kegiatan lain yg dapat dilakukan, kamipun beranjak turun.
Kembali melalui jalur track pendakian, saat pulang menjadi jalan menurun. Saya sempat ketinggalan karena kebelet buang air besar.

     Akhirnya kami semua sampai di parkiran, mandi dan bergegas pulang. Pak Syarbini sempat membawa oleh2 sayur2an segar cukup banyak, sehingga Iwan dan pak Ikhsan yang duduk di bangku belakang harus rela duduk berdesak2an dengan sayuran.

Sekitar pukul 15.00 kami turun, dan sempat terkena macet jalur puncak sebelum sampai di Jakarta.
Rencana kami akan mengulang camping dengan team yang lebih lengkap.

Senin, 25 April 2011

GALERY DRUM BAND GEMA HARAPAN NUSA, SDN 02 PAGI PULO GEBANG JAKTIM

"Didedikasikan buat seluruh :
1.  Bapak dan ibu guru pembina drum band, terutama ibu kepala sekolah yang tiada henti memotivasi anak2. 
2. Bapak & ibu orang tua siswa anggota drum band, yang tiada lelah support anak2 setiap latihan
3. Para pelatih, yang selalu sabar melatih dan menerapkan disiplin kepada anak2, dan terutama :....
4. Seluruh crew anak2 anggota GHN, yang ternyata mampu melakukan latihan yang demikian berat, disiplin yang diberikan kakak2 pelatih, serta mampu menunjukkan hasil dari kerja keras tsb.........."






     Juni 2009 anak saya Prity, harus pindah sekolah dari Surabaya ke Jakarta, sebab oleh perusahaan saya dipindah dari Surabaya dan ditarik ke kantor pusat, Jakarta.
Saat itu Prity pindah ke Jakarta, masuk ke kelas V SD.  Sewaktu di Surabaya, Prity sekolah di SD Muhammadiyah 4 Pucang.

Saya sempat pusing mencari2 sekolah yang cocok dan dekat dengan rumah tinggal kami, di kawasan Pulo Gebang, Kec Cakung Jakarta Timur.
Namun, karena adanya keinginan kami agar Prity SMP dan SMA nantinya di sekolah negeri, akhirnya Prity kami daftarkan di SDN 02 pagi, Pulo Gebang Cakung.

     Di SDN 02, ekstrakulikuler yang diikuti adalah drum band. Drum Band SDN 02 Pulo Gebang sudah cukup eksis dan mempunyai peralatan yang lumayan lengkap. Drum band nya bernama GHN (Gema Harapan Nusa).  Dan salah satu keunggulan drum band GHN ini dibanding drum band tingkat SD lain adalah, mereka sudah memakai formasi terompet.

Selama mengikuti drum band sudah beberapa tempat yang pernah tampil, seperti :  Peringatan 17 Agustus di kantor camat Cakung, Ultah kota Jakarta di kantor walikota Jakarta Timur, acara di TMII dan sebagai pembuka kejuaraan drum band di Kota Wisata Cibubur.

Adapun event besar yang pernah diikuti selama di GHN yaitu :

1. Grand Prix Marching Band (GPMB) ke XXI di Senayan, tgl 18 Des 2009
2. Kejurnas Drum Band di Sleman Jogjakarta, tgl 29-30 Juli 2010,

Karena sekarang Prity sudah kelas VI, dan harus konsentrasi ke UAN, kegiatan Drum Band terpaksa dihentikan.

Berikut Galery Foto2 selama mengikuti Drum Band :


MOMENT SAAT TAMPIL DI KANTOR KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR


    Senyum simpul Ity saat tampil di kantor Kec Cakung Jaktim saat peringatan 17 Agustus
                                      














MOMENT SAAT TAMPIL DI KEJUARAAN GRAND PRIX JUNIOR BAND (GPJB) VIII, SENAYAN JAKARTA

1. Latihan di Palad Pulo Gadung



Suasana panas, namun tetap semangat untuk latihan dalam menghadapi GPJB


















2. Tampil di Kejuaraan GPJB VIII, Senayan



   Penampilan di kejuaraan Grand Prix Junior Band VIII, di senayan jakarta






Persiapan tampil di kantor Buldozer PU Jakarta



 Menjelang tampil di senayan






 Para pendukung, Bapak dan ibu guru serta orang tua siswa


 Piala yang diperlombakan


 Mayorette


 Team terompet







 Penampilan drum band GHN

  Hadiah uang pembinaan Rp 10 juta untuk GHN


  Sang juara, Drum Band SD Mexico


 Penyerahan piala untuk Drum Band GHN 


 Sang juara ke 2, Drum Band SD Pembangunan jaya


  
  Team GHN


    All team yang ikut bertanding


 
MOMENT SAAT TAMPIL DI KEJURNAS DRUM BAND, JOGJAKARTA
 
1. Latihan di Palad Pulo Gebang




 
Latihan di bawah sang saka merah putih











 






2. Latihan di Lapangan Brojo Sumantri, Kuningan jakarta


 Latihan baris berbaris dengan latar gedung2 pencakar langit




























3. Pemanasan di pembukaan kejuaraan "Marching in concert" Kota Wisata Cibubur
 


  Tampil sebagai drum band pembuka, dalam acara kejuaraan Marching in concert di Kota Wisata Cibubur


  Gedung Amphitheatre Kota Wisata















4. Tampil di Kejurnas Drum Band, Jogja




Pembacaan doa dan yasin serta pelepasan oleh PDBI DKI menjelang keberangkatan






    Rombongan berangkat ke jogja pada tanggal 27 Juli 2010.  Dilepas dari sekolahan SDN 02 pagi Pulo Gebang, setelah sebelumnya dilakukan doa bersama dan upacara pelepasan oleh PDBI DKI Jaya.
 
Sekitar pukul 15.00 bus pariwisata symphonie berangkat melewati jalur utara menuju Jogja. Sampai di Jogja keesokan harinya, rombongan sempat mengunjungi keraton Jogja sebelum menuju hotel untuk menginap.


GHN di Kejurnas DB Jogjakarta

    Perlombaan dalam kejurnas ini dilakukan selama 3 hari, meliputi pertandingan : Parade, kecepatan, dll. Akhirnya group drum band Gema Harapan Nusa (GHN) SDN 02 Pulo Gebang yang mewakili DKI meraih gelar Juara umum ke II.


   GHN siap beraksi




 Aksi2 GHN dalam kejurnas drum Band Jogja

















Sebagai penutup, sebelum kembali ke Jakarta rombongan dibawa jalan2 ke objek wisata candi Prambanan. Akhirnya selesai juga perjalanan mengikuti Kejurnas Drum band ke Jogjakarta.